Regenerasi petani merupakan tantangan besar dalam pembangunan pertanian nasional. Dominasi petani usia lanjut dan rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi isu yang memerlukan solusi komprehensif. Program YESS hadir sebagai upaya strategis untuk menjawab tantangan tersebut melalui pemberdayaan pemuda dan penciptaan lapangan kerja di sektor pertanian.
Program YESS dirancang untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan pertanian produktif dan berorientasi usaha. Pemuda tidak hanya diarahkan menjadi tenaga kerja, tetapi juga didorong menjadi pelaku usaha dan pencipta lapangan kerja. Dengan pendekatan ini, Program YESS berkontribusi langsung dalam memperkuat struktur ekonomi perdesaan.
Salah satu fokus utama Program YESS adalah pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Pemuda didorong untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di wilayahnya, baik di sektor hulu maupun hilir pertanian. Pendekatan berbasis wilayah ini memungkinkan usaha yang dikembangkan memiliki relevansi ekonomi dan keberlanjutan jangka panjang.
Program YESS juga mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pengembangan usaha pertanian. Penggunaan teknologi informasi, pemasaran digital, serta penerapan praktik pertanian modern menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha pemuda. Hal ini sejalan dengan upaya transformasi pertanian menuju sektor yang lebih modern dan adaptif.
Dampak Program YESS tidak hanya dirasakan oleh peserta program, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Tumbuhnya wirausaha muda pertanian berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan ekonomi perdesaan. Dengan demikian, Program YESS berperan sebagai katalis pembangunan wilayah.
Ke depan, Program YESS diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pemuda di berbagai daerah. Dengan dukungan kebijakan yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, Program YESS berpotensi menjadi model pengembangan pemuda pertanian yang efektif dalam mendorong regenerasi petani dan pembangunan pertanian nasional.